Konsistensi Dapat Menjadi Kunci Leicester City Menjadi Juara Liga Primer Inggris Musim Ini

Konsistensi Dapat Menjadi Kunci Leicester City Menjadi Juara Liga Primer Inggris Musim Ini – Leicester City masih memperlihatkan penampilan yang konsisten meski sempat menuai hasil buruk di awal tahun 2016 ini. Keberhasilan menghentikan catatan tidak pernah kalah yang dibukukan Tottenham Hotspur menunjukkan konsistensi Leicester untuk bertahan di papan atas klasemen Liga Primer Inggris. Bertindak sebagai tuan rumah; Tottenham Hotspur mengalami kesulitan mencetak gol ke gawang lawan.

Sebuah gol menjelang akhir pertandingan menjadi mimpi buruk yang menjadi kenyataan bagi suporter Tottenham Hotspur yang memadati Stadion White Hart Lane. Robert Huth menjadi pahlawan kemenangan Leicester berkat satu – satunya gol yang dicetak oleh pemain asal Jerman tersebut.

Huth yang merupakan mantan pemain internasional Jerman mencetak gol di menit 82 melalui sundulan kepala. Gol tersebut merupakan gol pertama Huth di musim ini dan merupakan gol keduanya dengan seragam Leicester City setelah dipinjam dari Stoke City di bursa transfer musim dingin tahun lalu dan dibeli secara permanen di awal musim ini.

Konsistensi Dapat Menjadi Kunci Leicester City Menjadi Juara Liga Primer Inggris Musim Ini

Konsistensi Dapat Menjadi Kunci Leicester City Menjadi Juara Liga Primer Inggris Musim Ini

Leicester Bertahan Di Papan Atas Klasemen Liga Primer Inggris

Berkat kemenangan 1 – 0 atas Tottenham Hotspur di White Hart Lane; anak asuh Claudio Ranieri bertahan di papan atas klasemen sementara Liga Primer Inggris. Kini Leicester mengumpulkan nilai sama dengan Arsenal yang hanya bermain imbang 3 – 3 melawan Liverpool di Anfield. Arsenal masih berada di puncak klasemen meski sama – sama mengumpulkan nilai 43 dari 21 pertandingan karena memiliki selisih gol yang lebih baik dari Leicester.

Sedangkan Manchester City yang juga ditahan imbang oleh Everton tertahan di peringkat 3 dengan nilai 40. Karena kalah dari Leicester; Tottenham Hotspur gagal menjauh dari kuntitan West Ham United dan Manchester United; Tottenham Hotspur kini berada di peringkat 4 dengan nilai 36.

Keberhasilan The Foxes memperbaiki performa dan menang di White Hart Lane pantas mendapat kredit khusus. Claudio Ranieri berhasil menjaga kondisi mental para pemainnya tetap stabil meski kinerja lini serangnya agak menurun. Setelah tampil eksplosif dan produktif dalam mencetak gol; Riyad Mahrez dan Jamie Vardy kini menjadi duet pemain Leicester yang mendapat perhatian lebih sehingga kli ini mereka butuh bantuan seorang bek tengah untuk mencetak gol.

Sebelum kemenangan di White Hart Lane; Leicester mencatat 4 pertandingan tanpa menang dan tidak pernah pula mencetak gol. Berkat 1 gol dari Robert Huth yang berbuah kemenangan atas Tottenham Hotspur; maka Leicester baru saja memutus paceklik gol dan kemenangan di 4 pertandingan sebelumnya.

Keberuntungan memang tengah berpihak pada kubu Leicester setelah penjaga gawang Kasper Schmeichel sempat harus bekerja keras menjaga gawangnya tidak kebobolan. Keberuntungan kembali berpihak pada Leicester saat sebuah set piece sukses dimanfaatkan Robert Huth menjadi sebuah gol setelah mengecoh penjaga gawang Hugo Lloris.

Pondasi Tim Yang Kuat Menjadi Kunci Sukses Leicester

Sebagai tim yang tidak memiliki pemain dengan status bintang di awal musim; Claudio Ranieri menekankan organisasi permainan dengan kerja sama tim tinggi dalam membangun tim Leicester City musim ini.

Ketika para pemain depan dan gelandang serang Leicester kesulitan mencetak gol akhir – akhir ini; seorang pemain belakang muncul sebagai solusi untuk mencetak gol dan memenangkan pertandingan. Pada saat Jamie Vardy, Riyad Mahrez dan Shinji Okazaki kesulitan mencetak gol ke gawang Hugo Lloris; Huth yang juga tampil solid di lini belakang muncul menjadi penyelamat tim.

Pertahanan yang bagus, konsentrasi pemain dan keberuntungan menjadi 3 elemen penting kemenangan Leicester ci White Hart Lane. Bagaimana para pemain Leicester bertahan dari serangan para pemain Tottenham Hotspur patut mendapat pujian; meski kubu Tottenham juga tengah mengalami penurunan performa khususnya di lini depan. Harry Kane terlihat sedikit kelelahan dan penjagaan yang disiplin dari para pemain Leicester membuat penyerang muda Inggris tersebut kesulitan bergerak dan gagal mencetak gol.

Jika di awal bulan ini muncul isu akan kepergian Jamie Vardy; kini Claudio Ranieri dihadapkan pada kebutuhan mencarikan pendamping di lini depan yang dapat meringankan beban dan memudahkan sang penyerang mencetak gol untuk Leicester City. jadi Konsistensi Dapat Menjadi Kunci Leicester City Menjadi Juara Liga Primer Inggris Musim Ini, Kita tunggu saja bagaimana Leicester City akan beraksi.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *