Peristiwa Balas Dendam Unik di Dunia sepakbola

Peristiwa Balas Dendam Unik di Dunia sepakbola

Menonton pertandingan sepakbola, biasanya hanya berkutat pada cara atau teknik memperebutkan bola antar lawan. Akan tetapi tahukah Anda bahwa ada kalanya permainan ini menjadi semakin menarik, lantara. Tingkah laku para pemain yang seakan tidak mau kalah dengan para pemain lainnya. Berikut ini adalah beberapa peristiwa unik yang pernah terjadi selama persepakbolaan berlangsung.

Peristiwa Balas Dendam Unik di Dunia sepakbola

  1. Balas Dendam Adu Pinalti

Seperti diketahui bersama negara Jerman dan Belanda adalah negara tetangga, namun bagaimana jadinya ketika kedua negara ini bertemu dalam pertandingan sepakbola dan memperebutkan Piala Dunia Sepakbola. Pada tahun 1974 Timnas Belanda harus takluk dikhadapan Timnas Jerman melalui adu tendangan  pinalti. Yang akhirnya membuat timnas Jerman unggul terhadap Belanda. Tahukah Anda 14 tahun berselang setelah itu tepatnya pada tahun 1988 pada piala Eropa Timnas Belanda berhasil menaklukkan Jerman juga melalui adu pinalti. Kejadian ini tentunya sangat unik, dimana kedua nNegara tersebut berhasil memang hanya karena adu pinalti.

  1. Kartu merah antara Antonio rattin dan david Becham

Kejadian unik berikutnya yang terjadi dalam dunia sepakbola adalah tentang kartu merah. Pada pertandingan Piala dunia tahun 1966, seorang  kapten Argentina yang waktu itu dipegang oleh Antonio Rattin harus mendapatkan kartu merah, dan kartu ini bukan kartu sembarangan, kartu ini didapat karena cukup kontroversial, dimana Rattin tidak mau keluar dari lapangan hijau tersebut, butuh waktu yang cukup lama hingga akhirnya Rattin keluar dari lapangan hijau. Keluarnya Rattin tentunya membuat Argentina kalah melawan Inggris. 32 tahun berselang Argentina kembali bertemu Inggirs dalam Piala Dunia. Namun kali ini pemain Inggris David Becham  harus menerima kartu merah yang juga kontroversial, dengan alasan menekel Diego Simone. Setelah keluarnya David Becham tak ayal Inggir harus menerima kekalahan melawan Argentina melalui drama adu pinalti.

  1. Keberpihakan wasi Spanyol

Siapa yang tidak ingin menjadi juara, hal ini juga yang ditujukan oleh Timnas Spanyol. Pada tahun 1982, Spayol sebagai tuan rumah sangat berharap dapat memnagkan kejuaraan ini, dan hal tersebut selalu dibantu oleh wasit dalam setiap kesempatan. Seperti ketika Spanyol berhadapan dengan Honduras, pada pertandingan tersebut spanyol berhasil menang 1-0 dalam pertadingan yang cukup lama hingga akhirnya wasit yang kala itu berasal dari Argentina menghadiahi tendangan pada spanyol, ini yang menjadi penentuan Spanyol lolos ke babak berikutnya.

Pertandingan berikutnya juga demikian, ketika menghadapai Yogoslavia, wasit lagi-lagi memberikan hadiah berupa pinalti terhadap Spanyol, namun tendangan tersebut tidak memuahkan hasil, dan yang anehnya tendangan tersebut harus diulang yang akhirnya membuahkan gol untuk timnas Spanyol.

20 tahun kemudian pada pertandingan Piala dunia di Korea Selatan, timnas Spanyol tentu sudah mengalami banyak perubahan. Namun begitu sepertinya timnas ini sepertinya mendapatkan karmanya, dimana dalam beberapa kali pertandingan wasit sepertinya selalu menolong timnas tuan rumah. Salah satu contohnya adalah pada babak perempat final dimana 2 buah gol yang dicetak oleh Ivan Helguera dan juga Fernando Morientes dianulir oleh wasit, hingga akhirnya timnas Korea Selatan yang memenangkan pertandingan kala itu.

  1. Hasil Pertandingan 5-0 antara Real Madrid dan Barcelona

Kejadian unik lainnya adalah pada pertandingan La Liga antara Barcelona dan real Madrid. Tahun 1994 Barcelona berhasil mengalahkan real Madrid denagn skor 5-0, yang membuat The Catalans berhasil menjadi juara La Liga sedangkan Los Blancol yang notabene adalah Real Madrid menduduki urutan keempat.

Pada pertandingan tahun 1995 Real Madrid berhasil membalas dendam denagn skor yang sama yaitu 5-0 melawan Barcelona, yang membuat real Madrid berhasil memenangkan pernatingan La Liga kala itu. Membuat Barcelona hanya menempati urutan ketiga.

  1. Gol atau tidak

Apakah sulit untuk membedakan apakah bola tertantul atau tidak di mista rgawang? Perbedaan ini tentu saja sangat tipis, kejadian seperti ini pernah terjadi antara Inggris dan juga Jerman.  Pada tahun 1966 terjdai pernadingan antara Inggris melawan Jerman, dalam pertandingan tersbut tercipta sebuah gol dari pantulan mistar gawang. Kala itu hamim garis yang berasal dari Uni Soviet Tonik Barhramov membenarkannya sebagai gol.

Pada pertandingan Piala dunia tahun 2010 silam terjadi kembali sebuah pertandingan yang cukup sengit antara Inggris dan Jerman,  tepatnya para pertandingan perdelapan final, Frank Lampard berhasil menendang dan membentur mengenai mistar gawang, namun kejadian kali ini tidak seperti pertandingan 44 tahun yang lalu. Pada pertandingan kali ini, tendangan dari Frank Lampard tidak dianulir.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *